Di Tangan Mahiwal Workshop, Limbah Ini Bisa Bernilai Puluhan Juta Rupiah

Di Tangan Mahiwal Workshop, Limbah Ini Bisa Bernilai Puluhan Juta Rupiah

Minggu, 06 Januari 2019, Januari 06, 2019

Kuningan (SATU) - Di tangan orang-orang kreatif yang tergabung dalam sebuah wadah yang diberi nama Mahiwal Workshop, limbah besi kendaraan bermotor yang bernilai rendah dapat disulap menjadi sebuah karya seni yang bernilai cukup tinggi bahkan mencapai nilai puluhan juta rupiah.

Bagaimana tidak, berbagai macam limbah besi yang berasal dari beberapa bagian kendaraan bermotor yang telah rusak dan usang disusun sedemikian rupa sehingga menyerupai beberapa bentuk seperti hewan, kendaraan, dan kesatria yang membawa busur panah.

Ditemui di acara Car Free Day Jalan Siliwangi Kuningan ketika memamerkan hasil karyanya, Minggu (06/01/2019), Andi Kurniadi sebagai salah satu creator di  Mahiwal Workshop mengatakan bahwa saat ini sudah sekitar 200 bentuk diciptakannya dari barang-barang bekas kendaraan bermotor.

"Kurang lebih ada 200 bentuk yang sudah kita buat dari barang-barang bekas kendaraan bermotor ini," kata Andi.

Beberapa bentuk seperti hewan dan kesatria membawa busur, menurut Andi bahkan sudah ada yang berminat untuk membelinya hingga ke angka puluhan juta rupiah.

"Banyak yang minat, kayak bentuk kesatria membawa busur ini sudah ada yang menawar di angka puluhan juta rupiah," ungkapnya.

Sementara itu menurut Mang Deni sebagai bagian dari Mahiwal Workshop juga mengatakan bahwa ide membuat karya seni seperti ini berawal dari banyaknya limbah kendaraan bermotor yang tidak terpakai lagi dan menumpuk di gudang.

"Banyak onderdil motor atau mobil yang sudah tidak terpakai lagi di gudang. Akhirnya kita mikir gimana caranya supaya bisa bernilai lebih tinggi," katanya.

Semua limbah kendaraan bermotor disatukan dengan sistem baut dan disusun sedemikian rupa agar menyerupai bentuk tertentu.

Dari sekian banyak bentuk, ada satu bentuk yang kecil namun cukup bernilai tinggi, pasalnya material pembentuknya berasal dari bagian sebuah merk jam tangan terkenal yang harganya cukup mahal.

"Ada satu dari jam tangan mahal, makanya harganya pun cukup tinggi," ujar Mang Deni.

Melalui apa yang mereka ciptakan selama lima tahun terakhir ini, seluruh orang yang berada di Mahiwal Workshop ingin menyampaikan sebuah pesan yakni tidak ada sesuatu di dunia ini yang tidak bernilai dan bermanfaat, limbah pun dapat bernilai tinggi jika diolah oleh tangan yang tepat.

"Di dunia ini semuanya pasti bernilai dan bermanfaat, tergantung siapa dan bagaimana memanfaatkannya, sekalipun itu limbah," tandas Andi.

.imam




TerPopuler