Kesbangpol Kuningan Gelar Silaturahmi dan Dialog Pembauran Kebangsaan

Kesbangpol Kuningan Gelar Silaturahmi dan Dialog Pembauran Kebangsaan

Kamis, 14 Februari 2019, Februari 14, 2019

Kuningan (SATU) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol) Kabupaten Kuningan pada hari Kamis ( 14/02/2019 ) mengadakan acara Silaturahmi dan Dialog Pembauran Kebangsaan, di Aula Wisma Permata Komplek Stadion Mashud Wisnu Saputra.

Adapun tema yang diusung pada kegiatan ini ialah Merajut Kebersamaan dalam kebhinekaan dan menjaga Pancasila dalam implementasi persatuan dan kesatuan untuk menjaga kondisuvitas daerah, diharapkan masyarakat Kabupaten Kuningan yang pluralis dapat mempererat silaturahmi.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kuningan, Drs. H. Dadi Hariadi, M.Si, melalui Plt. Kepala Bidang Ketahanan Bangsa, Ancelmus Juanda S. SH., mengatakan acara itu merupakan salah satu upaya strategi pemerintah dalam menciptakan iklim yang kondusif yang memungkinkan adanya sikap masyarakat yang menerima kemajemukan dan keberagaman suku, agama, ras dan antar golongan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia mengharapkan setelah mengikuti kegiatan itu  para peserta  dapat meningkatkan jiwa nasionalisme serta wawasan kebangsaan dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu  mampu menggelorakan semangat kebersamaan dan persatuan dalam kerangka kebangsaan dan kebhinekaan diantara warga masyarakat. 

Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama dalam sambutannya menghaturkan terima kasih kepada seluruh pihak Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta seluruh etnis yang ada di Kabupaten Kuningan, Sunda, Jawa, Tionghoa, Arab, Papua, Batak, Flores, Padang/Minang, Madura, serta perwakilan Paseban Cigugur  karena dapat bersilaturahmi dalam acara tersebut.

“Adanya keberagaman, berbeda latar belakang suku, agama, ras dan antar golongan dapat senantiasa mempererat tali silaturahmi, tali persaudaraan dan mejaga kebersamaan setiap aktivitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata Bupati Acep Purnama.

Selanjutnya Bupati meminta kepada semua tokoh masyarakat dan pelajar yang berbeda latar belakang etnis, suku , agama, ras dan antar golongan yang hadir pada kesempatan itu agar menjadi motivator utnuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya kerukunan.

“Hindari gesekan yang menimbulkan disharmoni ini akan bermuara pada terhambatnya penyelenggaraan roda pemerintahan dan pembangunan,” imbuhnya.

.angga

TerPopuler