Caleg Perempuan Bukan Hanya Pelengkap

Caleg Perempuan Bukan Hanya Pelengkap

Sabtu, 16 Maret 2019, Maret 16, 2019


Kuningan (SATU)  - Bagi Nia Kurnia Triyani keikutsertaannya sebagai salah satu calon anggota legislatif pada Pemilu 2019 ini bukan sekedar pelengkap, tetapi ia punya visi dan misi.


Nia sapaan akrabnya,  merupakan caleg Partai Golongan Karya (GOLKAR) nomor urut 7 untuk DPRD Kabupaten Kuningan daerah pemilihan 2 (Kramatmulya,  Jalaksana, Japara,  Cilimus,  Cigandamekar, Mandirancan,  Pancalang,  Pasawahan). 



Baginya, keikutsertaan sebagai caleg sudah dipertimbangkan jauh-jauh hari, karena telah melihat kondisi sosial masyarakat di daerah namun belum ada perhatian serius.



Secara pribadi,  dia tidak menyalahkan amanat UU terkait 30 persen keterwakilan perempuan, tetapi yang dimiliki saat ini adalah kemampuan dan amanah baginya untuk berpartisipasi di dunia politik yang sudah menjadi pilihannya saat ini.



"Banyak partai politik menempatkan kaum perempuan sebagai caleg untuk melengkapi kuota 30 persen, akibatnya mereka banyak disangsikan akan kualitas. Ini merupakan tantangan bagi saya, " ujarnya Nia. 



Untuk kampanye saat ini, Nia terus mengangkat masalah peran serta wanita dalam membangun ekonomi keluarga. Hal tersebut mengingat bahwa sesungguhnya perempuan memiliki peran yang sangat vital dalam kehidupan keluarga terutama dalam hal ekonomi.



Menurut dia di Kabupaten Kuningan ini sendiri,  peran serta perempuan dalam pembangunan di bidang ekonomi masih sangat kurang, padahal di sisi lain perempuan dapat turut berperan serta untuk membantu suami dalam menopang kebutuhan ekonomi keluraga melalui jalan wirausaha. 



"Perempuan sejatinya dapat membantu suami dalam menopang kehidupan ekonomi keluarga,  hanya saja kesadaran akan hal tersebut masih sangatlah minim, " katanya.



Berkenaan dengan hal tersebut, dalam kontestasi Pileg saat ini, caleg perempuan harusnya punya konsep sehingga bisa menepis isu tentang ketidakmampuannya menjadi anggota DPRD.

Hal tersebut jugalah yang mendorong ibu dua orang anak ini terus bergerak memberikan pemahaman dalam setiap sosialisasinya di masyarakat tentang peran perempuan dalam menopang ekonomi keluarga. 

Tidak hanya itu, ia pun berusaha menawarkan berbagai peluang yang bisa dimanfaatkan oleh kaum wanita agar dapat membantu menopang kehidupan ekonomi kelurganya yang dituangkan dalam visi dan misinya mau menjadi salah satu caleg. 



Sisi lain yang disorotinya sebagai caleg, kata Nia, yaitu bagaimana ia dapat menyuarakan hak-hak kaum perempuan khususnya dalam peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak. 



Nia konsisten tidak ingin menjual janji pada setiap kampanye yang diikutinya, namun memilih lebih memperkuat program yang akan disuarakan di parlemen nanti.



"Saya optimis bisa duduk di kursi dewan dan memperjuangkan hak-hak kaum perempuan, karena kalau bukan saya dan rekan-rekan caleg perempuan yang lainnya,  siapa lagi yang akan menyuarakan hal tersebut," tandasnya. 

.imam

TerPopuler