Peran dan Fungsi Kaum Perempuan di Politik Harus Diperkuat

Peran dan Fungsi Kaum Perempuan di Politik Harus Diperkuat

Rabu, 03 April 2019, April 03, 2019
Sri Laelasari, Caleg DPRD Kabupaten Kuningan Daerah Pemilihan 1 asal Partai Gerindra Nomor Urut 3

Kuningan (SATU) - Peran dan fungsi perempuan di kancah perpolitikan Indonesia khususnya di Daerah diharapkan semakin kuat dan diperhatikan. Keterwakilan kaum ibu di partai politik, pemerintahan, dan jabatan pemangku kebijakan lainnya, harus mulai diperhitungkan.

Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Kuningan Daerah Pemilihan 1,  Sri Laelasari berpendapat, penguatan peran dan kapasitas perempuan baik di parlemen maupun di pemerintahan harus didasarkan pada suatu sistem, bukan didasarkan pada pribadi atau perorangan.

"Representasi perempuan dalam pemerintahan dan parlemen harus bisa menyuarakan persoalan diskriminasi dan kesetaraan terhadap perempuan. Namun kenyataannya masih banyak kendala-kendala, seperti kebijakan partai yang belum memiliki sudut pandang kesetaraan gender," ujar Sri, Rabu (3/4/2019).

Idealnya, kata Sri, seorang politikus perempuan juga bisa independen, dan bahkan bicara atas nama partai.

Sebagai aktivis perempuan dan anak juga Sri berharap perempuan dapat memberikan kontribusi nyata berupa solusi dalam bentuk program dan kebijakan.

Pasalnya, Sri menekankan, seluruh pihak di legislatif dan eksekutif mempunyai kompetensi, dedikasi, komitmen dalam memperjuangkan kepentingan kaum perempuan.

"Perempuan akan menguatkan negara dan bangsa apabila ada keseimbangan dalam kedudukan dan kesetaraan," ujar Sri.

Di sisi lain, mengenai peran dan fungsi perempuan di politik,  Caleg dengan nomor urut 3 dari Partai Gerindra mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki komitmen untuk mengakomodir kepentingan perempuan khususnya di Kabupaten Kuningan.

"Saya secara pribadi, siap berkomitmen jika terpilih nanti untuk selalu mengakomodir kepentingan perempuan khususnya di Kabupaten Kuningan ini," tandasnya. 

.ima

TerPopuler