Areal Dalam Taman Kota Bukan Tempat Untuk PKL

Areal Dalam Taman Kota Bukan Tempat Untuk PKL

Sabtu, 15 Juni 2019, Juni 15, 2019

Kuningan (SATU) - Dalam rangka mewujudkan kenyamanan dan meningkatkan kebersihan di Kabupaten Kuningan, beberapa SKPD dan Bagian Lingkup Setda, TP PKK Kabupaten Kuningan, Dharma Wanita Persatuan serta Gabungan Organisasi Wanita turun ke jalan melakukan gerakan jumat bersih (Jumsih) di area Taman Kota Kuningan, Jumat (14/6/2019).
Gerakan yang dikomandoi secara langsung oleh Sekretaris Daerah, DR. H. Dian Rachmat Yanuar,  M.Si, rombongan yang terdiri dari para Kepala Dinas, para Kepala Bagian di lingkup Setda, Gabungan Organisasi Wanita, beserta ratusan ASN mulai membersihkan sampah dari depan Pendopo Kabupaten Kuningan dan berakhir di Taman Kota Kuningan.
Kondisi Taman Kota Kuningan yang saat ini kurang tertata akibat banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di areal dalam sehingga menimbulkan banyak sampah, menjadi sorotan Dian secara khusus.
Pasalnya, taman kota yang saat ini merupakan salah satu ruang terbuka hijau di Kabupaten Kuningan ini tampak kotor dan tidak tertata. Untuk itu mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan ini menghimbau dan meminta secara khusus agar areal dalam taman kota bersih dari PKL.
"Kuningan tidak akan terwujud menjadi destinasi wisata, jika kondisinya tidak tertib dan kotor. Kami tidak melarang berjualan di sini, tapi mohon tidak di dalam Taman," kata Dian Rachmat Yanuar.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ny. Ella Dian, mengajak kepada seluruh pemilik rumah atau pertokoan yang menjadi lokasi kegiatan tersebut untuk secara bersama-sama mengikuti kegiatan jumsih.
Ika juga menghimbau kepada para pemilik toko dan pedagang kaki lima di komplek pertokoan siliwangi, untuk senantiasa menjaga kebersihan sampah yang di hasilkan dari usahanya tersebut. Serta rutin setiap pagi hari sebelum memulai usahanya, untuk melakukan pembersihan di area toko atau tempat usahanya masing-masing.
Setiap sudut taman dan beberapa titik vital di dalam taman, seperti di bundaran air mancur dan patung kuda, dibersihkan dengan cara menyemprotkan air menggunakan water canon  dari mobil DLHK dan dibantu mobil pemadam kebakaran dengan tujuan agar lebih memberikan kebersihan dan kenyamanan terhadap pengunjung taman.
“Mari kita sama-sama menjaga kebersihan Kabupaten Kuningan dan kebersihan di lingkungan masing-masing. Dengan rutin melakukan opsih untuk mewujudkan kuningan bersih,” himbau Ika.
.imam

TerPopuler