PDAU Berpolemik, Direktur Dikabarkan Mundur

PDAU Berpolemik, Direktur Dikabarkan Mundur

Jumat, 21 Juni 2019, Juni 21, 2019

Kuningan (SATU) - Polemik yang terjadi dalam tubuh Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) membuat Imam Rozali ST.MT selaku Direktur dikabarkan berniat  untuk mundur. Berdasarkan informasi yang diterima, bahwa polemik yang terjadi itu diduga terkait dengan minimnya anggaran pengembangan operasional juga akibat beratnya beban hutang yang didasari kurangnya dukungan permodalan dari pihak Pemda disamping PDAU juga harus menyelesaikan persoalan sebelumnya.

Polemik yang terjadi ini pada akhirnya diserahkan kembali kepada Bupati sebagai Owner. Namun sayangnya hingga saat ini Bupati sendiri belum mengambil sikap.

Sejak berdirinya PDAU 9 tahun silam, baru dua tahun terakhir ini kinerja PDAU dinilai kurang baik dikarenakan terhitung sejak tahun 2017 hingga sekarang tidak ada suntikan anggaran dari pihak Pemda.

"Kalau pengajuan sudah, tapi sampai saat ini belum ada realisasi," jelas Slamet Rianto bagian Pemasaran PDAU, Jum'at (21/6/2019),

Meski demikian, karyawan PDAU yang berjumlah 68 orang dari mulai Direktur hingga Office Boy tetap melakukan aktifitas kerjanya seperti biasa, karena operasional dan gaji dalam kondisi masih aman.

"Untuk pemeliharaan, operasional pariwisata dan perkembangan lainnya, dari berbagai usaha sangat tidak memadai, jadi sekarang bisa bertahan pun sudah beruntung," katanya.

Berdasarkan Perda yang ada, PDAU diwajibkan menyetorkan 55 persen dari profit sebagai PAD dan hingga saat ini PDAU sudah empat kali menyetor ke Kas daerah dengan nilai yang variatif.

Sayangnya setelah diaudit, ternyata PDAU mengalami kerugian sebesar 500 juta rupiah akibat tahun 2018 tidak terkoreksi sehingga ini menjadi beban yg harus di selesaikan di tahun tahun 2019.

"Mudah-mudahan setelah audit tahun 2019 ini bisa mendapat nilai real," harapnya.

Aset PDAU Saat Ini

Hingga saat ini, aset PDAU hanya gedung yang saat ini digunakan sebagai kantor karena termasuk ke dalam penyertaan modal dari pihak Pemda yang pada tahun 2018 disertifikatkan dan secara resmi menjadi milik PDAU.

Obyek Wisata Yang Dikelola PDAU

Untuk Obyek Wisata yang saat ini dikelola oleh PDAU saat ini berjumlah 7 obyek wisata antara lain Pengelolaan wisata Waduk Darma, Cigugur, Balong Dalem, Buper Cibunar, Buper Cibeureum, Buper Cipaniis, dan Talaga Remis yang kesemuanya masih merupakan aset yang ada di BPKAD.

Meskipun saat ini belum ada suntikan anggaran dari pihak Pemda, Slamet mengatakan akan tetap mengotimalkan segala seumberdaya yang ada namun kemungkinan ke depan akan mencoba melibatkan pihak ketiga (Investor).

.imam - rls

TerPopuler