Jahdem Kopi, Gaya Baru Menikmati Secangkir Kopi

Jahdem Kopi, Gaya Baru Menikmati Secangkir Kopi

Sabtu, 06 Juli 2019, Juli 06, 2019

Kuningan (SATU) - Minum kopi kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Hal tersebut menjadi peluang bagi para pengusaha khususnya di Kabupaten untuk membuka kedai kopi dengan ciri khasnya masing-masing. Kedai kopi jahdem yang terletak di Jalan Salawati, Lingkungan Pasapen Kuningan kota ini adalah salah satunya yang menambah deretan kedai kopi yang ada di Kuningan sebagai tempat menghabiskan waktu bersama keluarga dan kawan sejawat.

"Tidak hanya untuk kumpul bareng saja. Namun, untuk bisnismen atau pekerja lain, ruang di kopi jahdem ini menyediakan untuk rapat atau pertemuan formal dan non formal," kata Anto pengelola kedai kopi disela-sela agenda launching Kedai Kopi Jahdem, Sabtu malam, (6/7/2019).

Anto yang akrab disapa Toke ini menceritkan, bahwa Kedai Kopi Jahdem mengusung tema Retro Bike dengan design berbau motor dan vintage. Existensi segala kegiatan atau karya muda mudi kuningan, yang tentunya menjadi daya tarik bagi Kedai Kopi Jahdem.

"Selain kami berjualan kopi dengan khas Jahdem, kami juga akan membuat wadah untuk para pelaku karya. Kami sebut namanya The Market, dimana kami mewadahi semua hasil karya baik itu berupa marcendise band T-shirt,cd album, karya lukis atau gambar, cukil kayu ataupun lainya, dengan tujuan membantu untuk mengembangkan pontensi lokal karya, dan mempromosikan untuk di jual segala jenis karya," terang Anto.

Dalam perdananya, Jahdem Kopi menghadirkan sejumlah komunitas di kuningan. Hal itu,  jelas menunjukan bahwa Jahdem kopi bukan sekedar tempat seperti umumnya kedai kopi. 

"Melainkan tempat yang lebih manfaat disertai pengunjungnya,  hebat - hebat," ucap Anto.

Masih ditempat yang sama,  owner Kopi Jahdem yakni Kusmayadi menerangkan, pendirian usaha ini memiliki latar belakang dan dorongan yang kuat. 

"Apalagi saya dan keluarga, adalah penikmat kopi. Jika pengen tahu persis,  setiap perjalanan dinas atau bersama keluarga,  kami pasti cari kedai kopi," ujar Kusmayadi yang juga penisunan pegawai BRI Kuningan itu. 

Melihat perkembangan usaha kopi di kuningan, kata Kusmayadi, memang menjanjikan dalam meraup keuntungan, namun hal itu harus disertai juga dengan pendampingan terhadap pertanian kopi di kuningan.

"Kopi kuningan sudah terkenal loh,  kita saja menjual kopi itu dari Desa Cibeureum. Nah,  dengan cara inilah kita dongkrak dan promosikan kuningan lebih luas lagi," ucapnya.

Teramati di acara launching, persis diwaktu pukul 20 : 00 WIB, pengunjung makin banyak dan terlihat santai,  saat menikmati kopi dengan alunan musik akuistik.

"Oh,  untuk acara musik seperti ini.  Kita langsungkan seperti akustik saja," imbuhnya.

Ditanya soal jenis kopi yang di jajakan, Kusmayadi mengatakan, saat ini ada dua jenis kopi yang ditawarkan kepada pengunjung kedainya itu. 

"Kopi Robusta dan Arabica. Untuk baristanya sendiri atau si peracik kopi, kami sengaja datangkan langsung dari bandung dan sudah memiliki sertifikat barista," ujar Kusmayadi. 

.imam

TerPopuler