Pondok Pesantren Al-Mutawally Peroleh Anugerah Dari Keraton Kasepuhan Cirebon

Pondok Pesantren Al-Mutawally Peroleh Anugerah Dari Keraton Kasepuhan Cirebon

Senin, 22 Juli 2019, Juli 22, 2019

Kuningan (SATU)  - Haul Abah Mutawally dan Peresmian Ruang Kelas Baru (RKB) PonPes Kuliyatul Mu’allimin Al-mutawally, Minggu (21/7/2019) dihadiri Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, SE dan Bupati Kuningan H Acep Purnama, SH.MH.

Acara Tahlillan dan istigosah yang dipimpin langsung oleh Pengasuh PonPes Al-mutawally Drs. KH Nunung Abdullah Dunun, dan dilanjut sambutan-sambutan sekaligus peresmian Ruang Kelas Baru (RKB) dengan gunting pita sebagai simbolisnya.

Hadir juga dalam acara tersebut Ketua MUI Kabupaten Kuningan, Kepala KEMENAG Kabupaten Kuningan yang di wakili oleh Kasi PD Pontren, Kapolsek Cilimus, Danramil Cilimus, Kepala KUA, Guru-guru PonPes Al-Mutawally, Santriwan/Santri wati Al Mutawally juga Alumni PonPes Al-Mutawally.

Dalam sambutannya Drs KH Nunung Abdullah Dunun mengungkapkan rasa syukurnya atas terselesaikannya Ruang Kelas Baru (RKB) di PonPes Al-Mutawally 

“Alhamdulillah Ruang Kelas Baru ini bisa diselesaikan, dan mudah-mudahan RKB ini yang baru diresmikan bisa membuat semua santri bisa lebih semangat lagi untuk menimba ilmu, Ilmu agama maupun ilmu di sekolah,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mutawally menyampaikan ucapan terimakasih  kepada Sultan Sepuh XIV Keraton Kesepuhan Cirebon dan Bupati Kuningan yang telah bersedia hadir untuk meresmikan Ruang Kelas Baru (RKB) PonPes Kulliyatul Mu'allimin Al Mutawally.

“Al-Mutawally sebenarnya ada kaitan nya dengan Keraton Kasepuhan Cirebon, karna abah mutawally adalah keturunan ke 21 dari syarif hidayatullah atau sunan gunung jati,” kisahnya.

Pada Sambutan  Bupati Kuningan H Acep Purnama, SH. MH menyampaikan apresiasi pada keluarga Pondok Pesantren Kuliyatul Mu’allimin Al-Mutawally yang telah menyelesaikan Ruangan Kelas Baru (RKB).

Bupati berharap dan sangat mendukung di bangun nya RKB, dan ini adalah bentuk dukungan dalam mewujudkan Visi Misi Kabupaten Kuningan yaitu Kuningan Maju.

Bupati juga berharap RKB ini agar dapat digunakan serta diramaikan dengan kegiatan-kegiatan belajar, juga sebagai pusat pembangunan peradaban umat Islam  yang mempunyai nilai – nilai keimanan yang meningkat baik  kwantitas maupun kualitas.

Sultan Sepuh XIV Keraton Kesepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat. SE dalam sambutannya juga menyampaikan, kebahagaian  sangat mendalam yang dirasakannya bisa hadir di tengah tengah keluarga besar Pengasuh Ponpes Kuliyatul mu’allimin Al-mutawally  yang selalu berjuang untuk kemaslahatan agama.

"Semua orang tua harus bangga putra putrinya menimba ilmu di pesantren, karna merekalah putra-putri yang terjaga dan terhindar dari pergaulan bebas, seperti Narkotika, Psikotropika, Zat adiktif dan minuman keras. ponpes Al-mutawally ini adalah salah satu penerus Sunan gunung djati untuk menyebarkan dakwah-dakwah islam terutama dalam menjaga amanat "ingsun titip tajug lan fakir miskin".

“Dan saya merasa PonPes Al Mutawally pantas mendapatkan Anugrah dari Keraton Kasepuhan Cirebon untuk meneruskan dakwah dan visi misi sunan gunung jati,” tutupnya, dilanjutkan dengan penggunting pita.

Dr KH Didin Nurul Rosyidin MA selaku wakil Pengasuh 2 dan dosen Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengatakan bahwa anugerah yang diberikan oleh Keraton Kasepuhan itu merupakan sebuah bentuk pengakuan yang luar biasa.

"Kami merasa bahagia dan berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini sehingga menjadi peluang sekaligus tantangan kita untuk terus mengembangkan pondok pesantren ini," katanya. 

Anugerah tersebut juga sebagai sebuah motivasi agar pesantren ini dapat berperan lebih luas lagi, apalagi ke depan, Al-Mutawally memiliki rencana untuk mengembangkan kampus dua di patalagan.

Kehadiran dua tokoh besar Kuningan dan Cirebon di PonPes Al-Mutawally juga menjadi dorongan luar biasa sekaligus stimulan bagi perkembangan pesantren ke depan. 

Lebih lanjut, anugrah yang diberikan Keraton Kasepuhan sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang konsisten dimaknai sebagai legitimasi bahwa Al-Mutawally ini adalah pewaris secara kultural Visi dan Misi Sunan Gunung Jati.

.imam

TerPopuler