Sidang Perdana Gugatan PT B & K Invest Batal Digelar

Sidang Perdana Gugatan PT B & K Invest Batal Digelar

Rabu, 03 Juli 2019, Juli 03, 2019

Kuningan (SATU) - Sidang perdana gugatan perdata PT. B & K Invest terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan yang dalam hal ini adalah H Lili Suherli selaku kepala BKPSDM serta H Acep Purnama serta Dian Rachmat Yanuar selaku Tim BKPRD Kabupaten Kuningan perihal pembangunan sebuah pabrik di Desa Manggari Kecamatan Lebakwangi digelar di ruang sidang Ali Said Pengadilan Negeri Kuningan, Rabu (3/7/2019).


Baik penggugat maupun tergugat tidak hadir secara langsung dan diwakili oleh kuasa hukum masing-masing. PT. B & K Invest selaku penggugat diwakili oleh kuasa hukum Dipa Semedi, SH dan Rendi Aditya, SH sedangkan Pemda Kuningan selaku tergugat dikuasakan kepada Bagian Hukum Setda Kuningan yakni 
Budi Alimudin, M.Si, Alex Dolfianza,SH, Hartanto, SH.Msi, Dadang Sunarya,SH, Iim Hernawati,SH.MH, Dade Yubaedah,SH.MH dan Rini Fitriati,SH.

Namun sayangnya sidang yang diagendakan berlangsung pukul 11.30 WIB tersebut akhirnya batal digelar akibat adanya kekurangan beberapa persyaratan teknis yang tidak memenuhi kuorum baik dari pihak penggugat maupun tergugat. Selain itu ketidakhadiran pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kuningan pun turut menjadi alasan penundaan sidang.


"Sidang ditunda selama satu minggu dan akan digelar kembali pada hari Rabu (10/7/2019)," kata Hakim Ketua Pengadilan Negeri Kuningan, Uli Purnama SH MH, Selasa (3/7/2019).


Sidang selanjutnya, kata Uli, diagendakan untuk memanggil pihak-pihak terkait khususnya yang tidak hadir pada pemanggilan pertama hari ini. Selain itu karena ada beberapa persyaratan teknis yan belum dipenuhi oleh pihak penggugat dan tergugat, maka pada sidang selanjutnya diharapkan baik pihak penggugat maupun tergugat agar dapat melengkapi persyaratan teknis yang dimaksud.


"Agenda sidang selanjutnya yaitu memanggil pihak-pihak yang tidak hadir hari ini sekaligus pemenuhan terhadap persyaratan teknis yang diperlukan," jelasnya.


,imam

TerPopuler