Uniku Duduki Peringkat 155 Universitas Terbaik di Indonesia

Uniku Duduki Peringkat 155 Universitas Terbaik di Indonesia

Rabu, 28 Agustus 2019, Agustus 28, 2019

Kuningan (SATU) - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI) belum lama ini mengumumkan secara resmi pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia 2019. Berdasarkan hasil pemeringkatan tersebut, Universitas Kuningan (Uniku) yang merupakan kampus kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan itu meraih peringkat ke-155 perguruan terbaik di Indonesia.
Rektor Universitas Kuningan (Uniku) Dr. Dikdik Harjadi, SE., M.Si., mengungkapkan, rasa syukur kehadirat Allah SWT atas keberhasilan Uniku meraih peringkat 155 Perguruan Tinggi di Indonesia 2019.
“Alhamdulillah, tak terbayangkan bisa meraih peringkat ke 155 kluster 3 perguruan terbaik di Indonesia. Sujud syukur atas capaian ini, semua ini berkat kerja keras dan kerjasama dari seluruh elemen sivitas akademika Uniku sehingga tahun ini berhasil menduduki peringkat ke-155 kluster 3 perguruan terbaik di Indonesia. Ini capaian yang sangat luar biasa sekali. Terimakasih buat semua kerja keras, jerih payah dan kerjasamanya. Kedepan, kita harus lebih baik lagi, baik itu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakatnya sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya.
Lebih jauh, Dikdik menerangkan, pada 2018 Uniku berada pada peringkat 249. Pada 2019 ini,  Uniku mengalami peningkatkan yang sangat luar biasa sehingga berhasil meraih peringkat 155 kluster 3 perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

“Tahun lalu, kita berada di peringkat 249. Kini, kita berhasil meraih di peringkat ke 155. Ini membuktikan bahwa Uniku walaupun berada di daerah, tetapi berhasil menunjukkan kualitas sehingga kita bisa berhasil meraih posisi itu,” terangnya.
Ada beberapa indikator yang menjadi PR bagi Uniku agar tahun depan bisa kembali beranjak naik di pemeringkatan yang dilakukan oleh Kemenristekdikti RI setiap satu tahun sekali tersebut.
“Yakni, jumlah mahasiswa asing, jumlah dosen asing, kerjasama perguruan tinggi, jumlah program studi terakreditasi internasional dan jumlah patent per dosen, indimator itu mungkin yang menjadi PR dan harus kita benahi bersama selain indiator-indikator lainnya juga harus kembali dipertahankan bila perlu ditingkatkan lagi,” ujarnya.
Dikdik yang merupakan mantan Wakil Rektor III dua (2) periode itu, berharap, semoga capaian yang berhasil ditorehkan di tahun ini, diharapkan bisa kembali diraih di tahun depan.
“Mohon kerjasama dan kerja kerasnya dari seluruh civitas akademika Uniku agar bisa kembali meraih prestasi yang membanggakan lagi. Semoga, tetap terus mendampingi, melayani dan memberi yang terbaik,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK) Drs. Uri Syam, SH., MH., mengatakan, dirinya mneyambut baik, bangga dan mengapresiasi atas capaian yang diraih Uniku dengan menduduki peringkat ke-155 kluster 3 perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
“Atas nama pribadi dan seluruh pengurus Yayasan, baik itu Dewan Pembina, Pengurus dan Pengawas, menyampaikan selamat kepada Rektor beserta jajarannya dan seluruh civitas akademika Uniku atas keberhasilannya meraih peringkat ke-155 kluster 3 perguruan tinggi terbaik di Indonesia tahun 2019. Ini merupakan hasil kerja keras dan kerjasamanya dari semua elemen yang ada di Uniku dan juga berkat dukungan penuh dari Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK) sebagai lembaga yang menaungi Uniku,” tuturnya.
Lebih jauh, sambung Uri Syam, berharap, kerja keras lakukan apa saja yang sesuai dengan program yang sudah direncanakan dan selama itu berada di jalur yang benar, wajib kita dukung.
“Peringkat 155 capaian atas kerja sama semua “aktivis” Uniku di bawah kendali Rektor, tetapi masih ada angka yang lebih kecil, kejarlah untuk tahun depan. Selamat bekerja..!!!,” harapnya.
.imam - .rls

TerPopuler