Aliansi Mahasiswa : Usut Tuntas Oknum Aparat

Aliansi Mahasiswa : Usut Tuntas Oknum Aparat

Jumat, 27 September 2019, September 27, 2019

Kuningan (SATU) - Aksi brutal oknum aparat pengamanan pada penanganan aksi di Kendari Sulawesi Tenggara sungguh sangat menyayat hati mahasiswa seluruh Indonesia, salah satunya pengurus PC IMM Kuningan dan BEM Uniku.

Mahasiswa Universitas Halu Oleo yang juga kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Randi (21), tertembak saat mengikuti unjuk rasa menolak RUU kontroversial.

"Siapapun oknum polisi yang melakukan penembakan tersebut, tidak boleh ditolerir lagi dan harus diberikan hukuman yang setimpal atas perbuatannya," ucap Agung Ketua PC IMM Kuningan, pada aksi di depan Markas Polres Kuningan, Jumat (27/9).

Menurut Agung, Kaporli juga harus melakukan evaluasi terhadap prosedur pengamanan aksi mahasiswa, upaya brutal dan segala alat perlengkapan yang bisa melukai bahkan membahayakan peserta aksi tidak boleh digunakan lagi dalam upaya pengamanan aksi mahasiswa.

Pihaknya menegaskan, Kapolda Sulawesi Tenggara sebagai tanggungjawab pengamanan menurut kami telah gagal dalam memberikan pengamanan terhadap aksi mahasiswa dan harus dicopot dari jabatannya.

"Kami sebagai mahasiswa tidak akan pernah takut dan gentar dalam menyuarakan kebenaran, senjata kami akan lebih tajam," tegasnya.

Pantauan dilapangan, massa aksi terus menyampaikan aspirasinya. Dan menginginkan masuk ke Mapolres untuk pelaksanaan Shalat Ghaib dan mendoakan Almarhum Immawan Randi.


. Thoriq


TerPopuler