BEM Unisa : Pemda Harus Melek Terhadap ODGJ/ODMK

BEM Unisa : Pemda Harus Melek Terhadap ODGJ/ODMK

Kamis, 05 September 2019, September 05, 2019

Kuningan (SATU) - Dalam Karnaval Hari Jadi Kuningan, pada Kamis (5/9). Salah satu perguruan tinggi Universitas Al-Ihya (Unisa) menampilkan peranan sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK). 

"Kenapa kami ambil peranan ODGJ/ODMK, karena memiliki kesan yang sangat menyenangkan bisa berperan sebagai layaknya orang gila sungguhan," ujar Presiden Mahasiswa BEM Unisa Muhamad Harist Naufal kepada Portaljabar.net. 

Naufal mengatakan, selain dapat merasakan sebagai ODGJ/ODMK. Pihaknya memberikan gambaran atau arti yang sebenarnya dari peran tersebut kepada masyarakat umum.  

Menurut UU Kesehatan Jiwa No.18 tahun 2014, ODMK adalah orang yang mempunyai masalah fisik, mental, sosial, pertumbuhan dan perkembangan dan atau kualitas hidup sehingga memiliki risiko mengalami gangguan jiwa.

Sementara, ODGJ adalah orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku, dan perasaan yang bermanifestasi dalam bentuk sekumpulan gejala dan atau perubahan perilaku yang bermakna serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia.

"Kami berharap, dengan penampilan tersebut. Supaya pemerintah kabupaten kuningan itu melek dalam penanganan ODGJ/ODMK ini, dan tidak bertambah orang gila lainnya yang masih sehat," harapannya. 


. Jahid-.

TerPopuler