Milad Kohati : Harus Melek Terhadap Isu Keperempuanan

Milad Kohati : Harus Melek Terhadap Isu Keperempuanan

Rabu, 18 September 2019, September 18, 2019

Kuningan (SATU) - Milad Korps HMI Wati (Kohati) yang ke-53 memilik harapan besar bagi bangsa ini. Sebagai wadah bagi mahasiswi, khususnya anggota untuk mempertahankan idealismenya agar dapat terwujud menjadi muslimah yang berkualitas Insan Cita, sesuai tujuan Kohati. 

Ketua Umum Kohati Cabang Kuningan Riris Ristiani menerangkan, sebagai HMI-Wati yang pernah berproses di Kohati sangat menyesal. Karena tida bisa mengawal teman-teman mahasiswi untuk tetap stay on track.

"Terbukti, dari boomingnya berita beberapa kader dari KOHATI yanhg aktif di Partai Politik atau sebagai simpatisan, bahkan menjadi kader partai dalam pesta demokrasi 5 tahunan (Pilbup 2018)," terangnya, Rabu (18/9/2019)

Terlepas dari hal tersebut. Dirinya berharap dalam Milad KOHATI yang ke-53 mudah-mudahan kader Kohati selanjutnya dapat kembali mengangkat marwah Kohati sebagai organisasi keperempuanan yang tentu saja concern dan melek mengenai isu-isu  keperempuanan.

"Seperti urgentnya RUU P-KS, kader-kader Kohati khususnya dan aktivis perempuan pada umumnya harus terus mengawal dan mendesak agar RUU P-KS segera disahkan," tegasnya.

Sementara Sekretaris Umum Kohati Cabang Kuningan, Raden Ayu Mardiyah menambahkan, kepada para wakil rakyat. Khususnya, anggota Dewan perempuan bisa mengakomodir segala harapan kaum perempuan di Kabupaten Kuningan, baik itu di bidang perlindungan perempuan dan anak dalam hal kekerasan. 

"Dan, dari aspek pemberdayaan perempuannya, semoga kaum perempuan di Kuningan bisa berpean dalam segala aspek. Baik itu dalam bidang pendidikan, sosial, politik, kesehatan, ekonomi dan lainnya," pungkasnya. 


. Jahid

TerPopuler