Penyelenggaran PRK, Perumda Aneka Usaha Kembali Merugi?

Penyelenggaran PRK, Perumda Aneka Usaha Kembali Merugi?

Jumat, 13 September 2019, September 13, 2019

Kuningan (SATU) - Penyelenggaraan Pekan Raya Kuningan (PRK) tahun 2019 dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kuningan ke-521 yang dinahkodai oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha diprediksi akan mengalami kerugian.

Menurut Direktur Utama Perumda Aneka Usaha, Imam Rozali, ST, perihal penyelenggaraan PRK sendiri saat ini masih dalam proses perekapan, namun untuk sementara memang masih berada di titik rugi.

"Kemarin posisi masih rugi, tapi sampai saat ini masih direkap," papar Imam saat ditemui di ruangan kerjanya, Jum'at (13/9/2019).

Imam pun menjelaskan bahwa dari 272 stand yang disediakan oleh pihak penyelenggara, sekitar 16 stand tidak terisi sehingga pendapatan dari hasil sewa stand tidak secara maksimal diterima sesuai dengan rencana.

Selain itu banyak juga penyewa stand yang tidak memenuhi komitmen pembayaran sesuai kesepakatan di awal, sehingga sampai saat ini pun masih banyak tagihan yang belum bisa ditarik dari penyewa.

Hal tersebut dikarenakan kurangnya daya beli dari pengunjung PRK, sehingga mengurangi pendapatan para penyewa stand yang berujung pada penunggakan pembayaran sewa stand itu sendiri.

"Daya beli pengunjung PRK sekarang rendah, sehingga banyak penyewa stand yang mengeluh yang pada akhirnya menghambat pembayaran sewa stand itu sendiri," katanya.

Kondisi ini juga, kata Imam, dipengaruhi dari lokasi penyelenggaraan PRK yang dinilai penyelenggara terlalu luas sehingga pengunjung banyak berhamburan.

Awalnya, Perumda Aneka Usaha sendiri memiliki konsep penyelenggaraan PRK bertempat di Open Space Gallery. Namun detik-detik terakhir pihak Pemda menentukan Terminal tipe A Kertawangunan sebagai tempat digelarnya PRK.

"Penunjukan Perumda Aneka Usaha sebagai penyelenggara PRK itu mepet waktunya, terlebih penentuan lokasinya berbeda dengan yang dikonsep oleh kami," ungkapnya.

Namun demikian, pihak pemyelenggara tetap memaksimalkan segala hal dalam penyelehhgaraan PRK meski dengan ditentukannya Terminal tipe A sebagai lokasj PRK, secara otomatis harus merubah konsep yang ada dan memulainya dari nol kembali.

"Meski segala sesuatunya serba mepet dalam hal waktu, kita sudah secara maksimal menyelenggarakan PRK, mudah-mudahan tidak sampai rugi," ungkapnya.

Ke depan Imam juga berharap penentuan penyelenggara PRK agar bisa dilelangkan dan dalam persiapannya diberi keleluasaan waktu terutama agar dapat mencari sponsor.

"Lebih baik penunjukan penyelenggara PRK melalui lelang, dan diberi keleluasaan waktu dalam persiapan," kata Imam.

.imam

TerPopuler