Karnaval Budaya, Uniku Hadirkan Teater Jalanan "Kering"

Karnaval Budaya, Uniku Hadirkan Teater Jalanan "Kering"

Kamis, 05 September 2019, September 05, 2019

Kuningan (SATU) - Universitas Kuningan (Uniku) turut ambil bagian sebagai peserta dalam gelaran Karnaval Budaya atau pawai alegoris dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kuningan ke-521, Kamis (05/09/2019).
Seperti tahun-tahun sebelumnya, sebuah pertunjukan “Teater Jalanan” kembali ditampilkan Uniku yang kali ini merupakan sebuah bentuk kolaborasi antara seni musik dengan teater.
Kali ini, teater jalanan yang ditampilkan Uniku bertemakan "Kering". Tak ayal penampilan dari Uniku inilah yang setiap tahunnya juga selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat terutama penikmat seni.
Menurut Sutradara Teater Jalanan yang juga Sekretaris Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Arip Hidayat, M.Pd., saat dimintai keteranganya, mengatakan, dalam pawai karnaval alegoris kali ini, Uniku mempersembahkan teater jalanan yang bertemakan “Kering” yang merupakan metafor dari kondisi saat ini.
“Kering merupakan metafor dari kondisi dan situasi saat ini, baik tentang alam maupun manusia,” tuturnya.
Lebih jauh, Arif menjelaskan bahwa kering alam menyebabkan bencana, kering pikiran dan hati manusia menyebabkan hilangnya sisi kemanusiaan.
“Kering bukan hanya soal musim, kering bukan hanya soal hujan, kering bukan hanya soal debu, tapi soal kita semua, soal kehidupan,” jelasnya.
Diakhir keterangannya, dirinya menambahkan, bahwa dalam kegiatan pawai alegoris tahun 2019 ini, Uniku mengikutsertakan sekitar 450 orang peserta.
“Ada 450 orang peserta yang ikut terlibat dalam karnaval pawai alegoris Harjad ke-521 Kabupaten Kuningan tahun 2019 ini,” terangnya.
Turut hadir dalam acara karnaval pawai alegoris tersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK) Drs. Uri Syam, SH., MH., beserta jajarannya, Rektor Universitas Kuningan (Uniku) Dr. Dikdik Harjadi, SE., M.Si., beserta jajarannya, dan seluruh civitas akademika Uniku.

.imam

TerPopuler