Hj Tina Wiryawati Center, Peduli dan Berbagi Kepada Masyarakat

Hj Tina Wiryawati Center, Peduli dan Berbagi Kepada Masyarakat

Senin, 16 Desember 2019, Desember 16, 2019

Kuningan (SATU) - Anggota DPRD Provinsi Hj Tina Wiryawati pada saat turun menyapa warga di Pangandaran dengan mendatangi tempat pelelangan Ikan di Batu Karas dan Paringi.

Kedatangannya itu, untuk menyerap aspirasi nelayan dan menanyakan kepada pelaku pelelangan ikan jenis apa saja yang harganya anjlok hingga mencapai Rp. 200 per Kg, di karenakan saat tersebut ikan melimpah.

"Hal ini dirasa dapat merugikan nelayan, saya berpikiran apakah memungkinkan untuk membentuk kelompok nelayan. Sehingga bisa mendapatkan bantuan untuk mesin pencacah ikan yang nantinya dapat dijadikan menjadi  tepung ikan," ucap Anggota DPRD Provinsi Dapil Jabar XIII itu, Senin (16/12/2019). 

Menurutnya, diketahui harga pakan ternak semakin hari semakin mahal. Salah satu solusinya, yakni mesin pembuat tepung. Jadi, agar ikan yang tidak laku atau harganya jatuh tidak menjadi busuk dan terbuang sia-sia. 

Sebagai kepedulian terhadap masyarakat atau lanjut usia. Dia berencana membuat wadah dengan nama Hj Tina Wiryawati Center, yang nantinya melakukan hal-hal bersifat peduli dan berbagi bagi masyarakat di dapil Jabar XIII meliputi Kabupaten Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

"Wadah itu bergerak di bidang. Pertama Penyuluhan Hukum bagi masyarakat yang nantinya membutuhkan bantuan Hukum," jelasnya.

Kedua, Kepedulian terhadap masyarakat yang lanjut usia. Dan ketiga, meminimalisir tingkat Stunting bekerjasama dengan posyandu yang memiliki daftar stunting di daerahnya.



Kemudian, pengembangan wirausaha baru. Dimana, dalam kunjungannya di Pangandaran Hj Tina juga mengunjungi salah satu kerajinan Cowek dari bahan tanah. Namun, dirinya sangat prihatin ketika melihat pengrajinnya sudah lanjut usia. Sehingga jumlahnya menurun drastis dari waktu ke waktu. 

"Untuk saat ini kerajinan tersebut, di kelola oleh karang taruna setempat. Saya mempunyai pemikiran kedepan akan menghadirkan narahubung ahli design kriya, sehingga daerah tersebut nantjnya dapat menjadi daerah wisata kerajinan tanah liat," pungkasnya.


TerPopuler